Langsung ke konten utama

Cerpen Singkat


Telpon Siapa?
F  y a a l t

Kiranya jika boleh aku bercerita sedikit tentang aku yang menyukaimu. Aku ingin ceritakan hal konyol yang ku lakukan karena terlalu memikirkanmu.

Malam itu tepat pukul dua pagi, telponku berdering. Aku sudah sangat terlelap, namun tetap saja bisa terbangun karena suara dari dering telponku. Ku lihat nama yang tertera di layar telpon adalah dirimu. Aku dengan setengah sadar saat itu langsung mengangkat telpon darimu.

“Halo.. aku baru kebangun.” Kataku dengan setengah sadar.

“kamu kebangun?”

“Iya, aku kebangun gara-gara mimpi tau.” Ujar ku.

“Ohehe aku juga kebangun.”

Setelah mendengar dia mengucapkan kata “aku” dengan sedikit tawa yang memekik. Aku tersentak, suaranya berbeda. Suara ini bukan suara yang aku harapkan, bukan suara yang biasa ku dengarkan, bukan suara yang aku tunggu, bukan suara yang orang yang aku suka, sudah pasti bukan suara dirimu.

“Halo.. Halo.. Halo..”katanya dalam telpon.

“I.. iya.. ha.. lo?” kataku dengan sedikit gemetar.

Dengan suasana kamar yang hening, detik jam dinding yang mengisi ruang kamarku terdengar sangat jelas sekali. Ruangan kamarku yang benar-benar gelap saat itu, menambah beban di pikiranku. Entah telpon dari siapa yang aku jawab, entah telpon siapa yang aku dengarkan yang kulakukan setelah itu hanyalah mematikan telpon dan kembali tertidur.

Komentar

Popular Posts

CERPEN

JAM DINDING Oleh fyaalt Sudah dua hari ini aku tidak bergerak, bukan karena malas apalagi karena sakit. Aku sehat-sehat saja, tubuhku bersih walaupun hanya dibersihkan seminggu sekali. Sekali lagi ku pertegas, bukan karena malas. Sudah dua hari aku juga tidak diperhatikan, biasanya dia amat sangat suka melihatku. Apalagi saat malam, sambil menunggu orang yang dia suka aku menemaninya. Dia selalu memandangiku tiap malam, sambil kadang-kadang aku mendengar gurauannya. “Jam 10 masih lama ya? Mending makan atau tidur ya?” katanya. Rumahnya sangat hening, jam 8 malam keluarganya sudah tidur. Di saat-saat keheningan itulah suaraku akan sangat terdengar. Aku selalu ada, tidak pergi kemana-mana. Aku selalu menemaninya, dia pun selalu senang melihatku. Katanya aku imut dan lucu. Aku juga senang melihatnya tertawa dan tersenyum saat dia sedang asik bermain dengan ponselnya. Entah siapa yang dia hubungi, yang pasti ketika dia senang aku ikut senang. Apalagi saat dia berfoto, memili...

#Pesan

PESAN UNTUK DIRI SENDIRI Oleh fyaalt Untuk : DIRIKU SENDIRI Dari     : Aku Pesan : Assalamualaikum.. Halo, diriku ini aku. Bagaimana harimu? Semoga menyenangkan ya. Lekaslah istirahat jika lelah, jangan soksok-an kuat. Tubuhmu juga butuh waktu untuk istirahat, kamu tidak boleh egois. Jangan suka tidur larut malam begitu ah. Tidak sedang mengerjakan apapun bukan? Jadi untuk apa waktumu kamu buang? Ayo segera tidur! Namun, ingat. Besok pagi jika kamu berhasil bangun di sepertiga malam, pergi lah dan lekas berwudhu, lihat dan rasakan bagaimana Tuhanmu merindukanmu. Cobalah ceritakan yang kemarin terjadi, keluhkan yang ingin kau keluhkan. Sampaikan yang ingin kau sampaikan dan jangan lupa berdoa untuk hari yang akan datang. Setelah itu, tunggulah waktu untuk sholat subuh. Jangan langsung tidur lagi. Kalau matahari sudah terbit dan memancarkan sinarnya, sesekali rasakan hangat dari sinarnya. Dan biasanya orang tuamu yang pagi-pagi sudah memintamu untuk menol...

CERPEN

KEPADA SANG MALAM Oleh fyaalt Tiap malam datang, aku selalu pergi keluar hanya untuk menatap langit malam yang terbentang. Dihiasi oleh bintang-bintang yang berkerlipan dan hembusan angin yang datang. Seolah merangkul tubuh dikeheningan malam. Waktu menunjukkan tepat jam 7 malam, 30 menit sebelum adzan isya berkumandang. Ku pasang earphone, ku putar soundtrack drama korea kemudian ku pejamkan mata seraya menikmati alunan melodi lagu ini. Berbicara bersama malam, bisa dibilang seperti itu. Ditengah dinginnya udara malam, selalu menenangkan hati serta pikiran. Dan ditengah-tengah itu terpikirkan tentang laki-laki pujaan. Apakah kekhawatiran yang tak pernah menemukan jawaban akan usai setelah ia datang? “Beautiful life… beautiful life …” sesaat reffrain dari soundtrack drama ini mengingatkan akan masa-masa remaja. Masa-masanya menggila karena nilai yang tak meningkat jua – walaupun sudah ikut bimbel kelas gold dengan biaya yang melebihi biaya sekolah itu sendiri. Masa-masa men...